Puisi Mandragora  

Diposting oleh Fortune Resolve


Senyummu bagai seribu fajar yang menyingsing
Keindahanmu bagai bunga bermahkotakan seribu teratai
Namun durimu melebihi panas bara api
Saat mawar tak lagi harum
Sang bunga.....
Lihatlah ini......
Laut telah mengalir melewati hati
Dan masa tak lagi menentu
Inilah masa dimana embun tak lagi menyejukkan
Dan matahari tak lagi bersinar
Saat kegelapan menjapai jurang hati yang terdalam

This entry was posted on 00.13 . You can leave a response and follow any responses to this entry through the Langganan: Posting Komentar (Atom) .

8 komentar

Bagus juga,puisi ungkapan hati,ya?

Anonim  

puisinya boleh juga! yg lbh romantis ada g???

yaaa puisinya romntis jug.pintr jug bkin puisi

sZZZZZZZZZZZZZOWEETT DECHHH
NDAK NYANGKA GUA TEMAN GUA ADA YANG ROMANTIZ JUGA HEEEE

Anonim  

weh wi dwngaren ttg puisi cinta,biasane isine bunuh bunuhan n ganas.Tobat to le...

Wah-wah-wah mukjizat Dwi Cahyo bisa bikin puisi, sok puitis nich yeee...

Anonim  

Wuihh Gile bener!!! Seorang Dwi Cahyo Andrianto bikin puisi. Ehm..ehm..ehm Besok kiamat kali yee....

Umm.....

So sweet....Heheeeee

So romantic